Julen Lopetegui

Tendanganpojok.com – Kabar mengejutkan datang dari Tim Nasional yang akan berlaga di Piala Dunia 2018 Rusia. Pelatih Tim Matador Spanyol Julen Lopetegui dipecat federasi sepakbola Spanyol.

Keputusan Julen Lopetegui menerima tawaran Real Madrid berakhir miris. Dua hari sebelum memulai laga perdananya di Piala Dunia, ia dipecat oleh Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF).

Lopetegui ditunjuk menjadi pelatih Real Madrid, Selasa (12/6/2018) waktu setempat. Ia menggantikan Zinedine Zidane yang mengundurkan diri, beberapa hari setelah mereka menjuarai Liga Champions 2018.

Keputusan Lopetegui untuk menerima pinangan Madrid dikritik banyak pihak. Pasalnya, Mei lalu, ia baru saja menandatangani perpanjangan kontrak dengan Tim Nasional (Timnas) Spanyol yang berdurasi hingga 2020.
Baca Juga

“Kami memutuskan untuk mengakhiri kontrak pelatih tim nasional. Apa yang kami capai sejauh ini berkat kerja keras Lopetegui. Dengan hal tersebut, kami ingin mengucapkan banyak-banyak terima kasih dan berharap yang terbaik untuknya di masa depan,” kata Presiden RFEF, Luis Rubiales.

Pemecatan Lopetegui membuat Timnas Spanyol kehilangan nakhoda dua hari sebelum laga perdana mereka di Piala Dunia 2018. Sedianya, mereka akan bertemu Portugal, Sabtu (16/6/2018) dini hari WIB.

Situasi tak kondusif seperti ini bukan hal yang baru bagi Timnas Spanyol. Pada 1980, atau tiga hari sebelum pertandingan pertama Piala Eropa 1980 yang digelar di Italia, pelatih mereka, Ladislao Kubala, mengumumkan pengunduran diri.

Jika Lopetegui dipecat karena masalah etika dan transparansi terhadap Timnas, maka persoalan Kubala berbeda. Pelatih asal Hungaria ini memilih untuk mengundurkan diri dari Timnas Spanyol karena menandatangani kesepakatan dengan Barcelona.

Pengumuman mendadak ini agaknya memengaruhi mental bertanding Timnas Spanyol. Berada di Grup 2 bersama Belgia, Italia, dan Inggris, Tim Matador harus pulang dengan mengemban posisi juru kunci karena hanya memetik satu poin dari tiga pertandingan.

Dampak buruk dari Piala Eropa 1980 tentu tak diinginkan oleh Timnas Spanyol. Berkaca dari hal tersebut, mereka wajib mempersiapkan yang terbaik, termasuk mencari pelatih pengganti dengan kualitas sepadan Lopetegui yang tentunya dapat diterima oleh seluruh anak-anak asuhnya.

Berikut sejumlah kerugian timnas Spanyol usai pemecatan Julen Lopetegui:

1. Kondisi Tim Kacau

Pemecatan Julen Lopetegui membuat timnas Spanyol mengalami krisis yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya. La Furia Roja dalam kondisi bagus jelang Piala Dunia namun kemudian mereka tiba-tiba ditempatkan pada situasi penuh kekacauan.

Setelah kabar penunjukan Lopetegui sebagai pelatih Real Madrid dan isu pemecatan beredar, sejumlah pemain berusaha menahan keputusan tersebut. Mereka sempat berharap Lopetegui tetap dipertahankan meski akhirnya keinginan itu tak terwujud.

2. Pelatih Baru Tak Mengenal Tim Sebaik Lopetegui

Fernando Hierro yang jadi pelatih pengganti Julen Lopetegui dihadapkan pada tugas berat. Hierro tidak benar-benar mengenal karakter pemain seperti halnya Lopetegui yang sudah memiliki data kelebihan dan kekurangan masing-masing pemain.

Lopetegui sukses meramu timnas Spanyol kembali menjadi tim yang solid setelah porak-poranda di Piala Dunia 2014 dan Piala Eropa 2016. Meski pemain-pemain yang ada di timnas Spanyol saat ini adalah deretan pemain terbaik pilihan Lopetegui, hal itu tak lantas menjamin pelatih pengganti bisa langsung meracik formasi yang sempurna di Piala Dunia 2018.

3. Hanya Punya Dua Hari untuk Kembali Tenang

Timnas Spanyol kini harus berlomba dengan waktu di Piala Dunia 2018. Setelah diterpa kabar pemecatan Julen Lopetegui pada 13 Juni, Sergio Ramos dan kawan-kawan harus kembali tenang dalam persiapan menghadapi Portugal.

Mohammad Devara Pratama